Sejenak Malam Berlalu Tanpa Kejora
karya: Bagus Adi Permana
Malam ini bulan tak tampak..
di langit juga hanya ada sebuah kejora
yang sinarnya tak mampu menembus pori-pori kulit
dan sedikit pucat ia tampaknya..
seperti ada kesedihan yang memburamkan wajahnya…..
Aku jadi ikut sedih melihatnya
tapi ada sedikit senyum dihatiku
karena seolah bintang itu mengerti akan sedihku pula
maka aku menganggap bintang itulah temanku
sebab ia sedih dikala aku sedih….
sungguh ia sangat setia….
Malam esoknya aku berlari ke teras rumah
kucari bintang yang telah menjadi teman hatiku
sejak Maghrib aku di sana
hingga suara jangkerik bersahutan
sebagai tanda malam telah sepi..
namun tak kutemukan bintang itu
padahal sedih yang kemarin belum sepenuhnya sembuh..
Hampir saja air mata menetes…
tapi aku tahan
dan terus kuperas otakku tentang absennya kejora malam ini..
hingga kudapatkan jawab entah darimana asalnya..
yang tiba-tiba menyadarkanku..
“keabadian adalah kasih ILLAHI, bukan kejora yang hanya terkadang indah”
malang,05 Juni 2008

No comments yet
Pengumpan komentar untuk artikel ini